Breaking News
Loading...
Thursday, 11 July 2013

Info Post
Imagine cup competition sudah lama bergulir mulai dari penyisihan tingkat nasional sampai puncaknya nanti di tingkat internatioanl. indonesia juga berpartisipasi dalam penyisihan ini. Banyak peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi ini guna mewakili indonesia ke kancah international,yakni puncak kompetisi imagine cup di st.petersbug Rusia. Tidak ketinggalan putra daerah madura turut serta memeriahkan kompetisi tersebut, menamakan dirinya SOLITE STUDIO asal universitas trunojoyo madura yang di motori oleh Asadullohil Ghalib Kubat ,Tony Wijaya, Miftah Alfian Syah, M Bagus M berharap menjadi yang terbaik di level penyisihan nasional. Berkat semangat dan dukungan dari berbagai pihak alhamdulillah tim ini menjadi juara pertama dengan produksi gamenya yang bernama “save the hamster” sekaligus berhak mewakili indonesia di imagine cup Rusia. Selang beberapa bulan mereka berangkat ke rusia untuk mengikuti kompetisi puncaknya, berbekal semangat mereka mampu melihat dunia dan menggenggamnya. Dan kini dunia betul betul mereka raih dengan menjadi juara kedua imagine cup competition.
Kisah singkat perjalanan tim solite studio :
man jadda wajada
Kata itulah yang selalu di katakan oleh leader tim ini, sebuah kata motivasi yang memang tidak diragukan lagi kenyataannya. Barang siapa yang bersungguh sungguh maka dapatlah ia. Dan kata itu pulalah yang menjadi pendorong mereka merintis mimpi mulai dari nol besar. Dari kampus negeri asal madura (read : UTM) mereka memulai perjalanan mimpinya, mimpi yang tidak hanya membuktikan diri mereka sendiri, tapi adalah mimpi yang berniat membawa perubahan pada dunia. “Innamal a’malu binniat”, niat yang mulia pasti mendapat hasil yang mulia pula,begitulah harapan mereka.
Berangkat dari bidangnya “teknik informatika” mereka mulai membentuk sebuah tim (read:solite studio), tim ini fokus pada pemrograman game. Mereka belajar banyak dari apapun yang mereka bisa pelajari. Dari kuliah,ikut seminar,training sudah mereka lakukan demi mimpi yang mereka pun belum tahu mimpi itu apa. Yang mereka percaya hanyalah “man jadda wajada”. Singkat cerita mereka mengikuti sebuah kompetisi game tingkat nasional.tidak banyak yang mereka harapkan, mereka hanya berharap melakukan yang terbaik. Bermodal game uniknya “sakera math” pada waktu itu mereka berhasil jadi pemenang utama. Sakera math adalah game yang menceritakan perjalanan tokoh madura pak sakera menjelajahi pulau madura, ada banyak rintangan yang dihadapi pak sakera yang rintangannya berupa soal matematika. Keunikan game ini membuat mereka terpilih jadi yang terbaik, akan tetapi lebih dari pada itu ada hal lain yang menjadi nilai lebih pada tim ini seperti yang dikatakan oleh juri pak narenda “game dari tim ini bukan satu satunya game yang paling bagus,tapi kegigihan dan semangat mereka yang membuat saya pilih mereka jadi juara,karena dasarnya adalah proses bukan hasil”.
“RUSIA” mimpi mereka selanjutnya.
Predikat juara dengan sakera math-nya menjadikan solite studio semakin semangat menggapai asa, melalui kompetisi yang di adakan microsoft yang bernamakan “imagine cup” nama mereka mulai dikenal masyarakat indonesia. Ya sebuah batas antara mimpi dan kenyataan dan hal baik pasti berlabuh pada orang yang bersungguh sungguh mendapatkannya. Tampil dengan game berbeda dari sebelumnya mereka mampu menyisihkan tim hebat dari kota besar lainnya dengan gamenya “save the hamster”. Sebuah game yang menurut penulis adalah game berkelas dunia,bukan game level kompetisi akan tetapi game yang siap jual. Dan hal itu pulalah yang membuat mereka keluar sebagai juara pertama sekaligus juara umum dalam imagine cup competition tingkat nasional, tentunnya merekalah yang berhak mewakili indonesia ke rusia untuk kompetisi lanjutan, yakni imagine cup international competition.
Mendapat kebanggaan ini mereka tidak lantas bersantai ria larut dalam kemenangan tingkat nasional. Mereka terus belajar, persis yang selalu dikatakan mas gallib leader tim solite di sela sela dia mengajari anak UTM praktikum “yang bisa dilakukan oleh orang tidak tahu hanyalah belajar”. Belajar dan belajar tak lupa pula doa, kompetisi sudah berjalan tim solite akhirnya sampai pada tahap pengumunan pemenang setelah rangkaian kompetisi mereka ikuti selama 4 hari di Rusia. Dan hasilnya begitu mencengangkan dan memotivasi terutama anak madura lainnya bahwa dari manapun kita berasal kita tetap bisa berhasil asal bekerja keras, sama dengan yang dikatakan pahlawan madura lainnya andi oktavian latief juara dunia olimpiade fisika bahwa “asal dan keadaan kita tidak ada hubungannya dengan mimpi mimpi kita”. Dengan kegigihan mereka dan penulis katakan sekali lagi, antara batas mimpi dan kenyataan serta bisyaroh rasulullah “man jadda wajadda” mampu mencetak mereka menjadi juara kedua dalam imagine cup international competition. Sebuah kebanggaan bagi orang madura,sebuah prestasi bagi universitas trunojoyo madura dan sebuah kemuliaan bagi tim solite, lebih dari hal itu ada hal mulia lain yang paling mendasar yang mampu mereka buktikan dengan prestasinya. Mereka membuktikan firman ALLAH dalam al qur’an bahwa ALLAH akan meningkatkan derajat orang orang yang berilmu. Subhanallah luar biasa.
Berikut foto foto mereka di Rusia





1 comments:

  1. Kerennn n salut, follow ane juga gan di syamsgo.blogspot.com

    ReplyDelete