Breaking News
Loading...
Thursday, 24 October 2013

Info Post
Sekolah, siapa yang tidak pernah mendengar kata kata itu, Bahkan mungkin sekarang kita termasuk orang yang tengah berkecimpung dalam dunia itu, Dunia Sekolah namanya. Di dalamnya ada banyak berbagai monster monster menakutkan, namun ada juga bidadari-bidadari bahkan malaikat. Namun tenang saja, monster monster itu tidak ganas, mereka tergolong jinak dan bahkan bisa dibilang manis untuk seorang monster, sampai sampai mereka terlihat samar dan sulit dibedakan dengan sang malaikat. Karena dua-duanya sama sama tidak bersayap. Jadi judulnya adalah "Monster Tak Bersayap" .
Meskipun begitu sekolah diyakini sebagai tempat untuk menimba berbagai macam ilmu, mulai dari ilmu sains, sastra, sosial dan sejenisnya. Kesemuanya itu mengajarkan para peserta didiknya untuk mengetahui seluk beluk dari masing masing bidang keilmuannya. Yang bidangnya sains akan di berikan sarapan pagi berupa kalkulus, makan siang fisika, makan malam kimia dan mimpi berupa tugas tugas laporan. kasian sekali mereka tidak bisa menikmati lagunya peterpan "mimpi yang tidak sempurna". begitu juga dengan bidang bidang yang lainnya. tentunya beda bidang berbeda juga tingkat kegalauan yang di dapat. 
Namun tahukah engkau bahwa semua itu terkadang yang membuat kita frustasi, hal itu yang membuat kening kita mengkerut sebelum waktunya, dan hal itu pula yang kadang membuat kita lupa terhadap hal hal lain dari kehidupan. yang sebenarnya juga perlu kita jalani guna memperluas wawasan kepahaman hati kita terhadap kehidupan.
Pada dasarnya mencari ilmu (sekolah)  adalah wajib hukumnya bahkan ALLAH hanya akan mengangkat derajat seseorang dari 2 hal, yaitu iman dan ilmu. oleh karena itu kita disekolahkan oleh orang tua kita mulai dari umur 5th sampai minimal umur 22th. bisa dibayangkan gak tuh lamanya kita menimba ilmu, bisa dibayangkan juga pahala yang kita dapat.
kebaikan menimba ilmu itu sendiri juga perlu didukung dengan sistem pendidikan yang benar, sedangkan kalau kita perhatikan di sekeliling kita berapa banyak yang stress, frustasi, bahkan bunuh diri karena kegagalan dalam pendidikan. kata kuncinya adalah "kegagalan", gagal UNAS stres, gagal ujian harian frustasi, gagal dapat nilai bagus minder. kenapa kita sekolah lama lama kalau hanya bisa seperti itu.
pertanyaannya adalah mengapa hal itu terjadi???
jawabannya simple, yaitu karena kita terlalu memuja muja penilaian orang lain. orientasi kita selalu duniawi, hingga segala cara pun kita lakukan guna mendapat pujian manis dari orang lain. ingin dosen perhatian maka memutar otak biar bisa dapat nilai tinggi,belajar seharian semalaman sampai kesehatan fisik dan psikis terganggu. ingin memenangkan olimpiade juga begitu, banting tulang menyerap dan menghafal setiap saat. kita mengotori hal baik dengan niat buruk, dan hal baik itu pun memberikan mudharat pada kita berupa perasaan khawatir, frustasi, dan stress.
Padahal ketika kita mengubah orientasi kita yang duniawi itu menjadi akhirat, apalagi yang hendak membuat kita pusing?apalagi yang akan menjadikan kita bingung tak menentu?yang ada kita hanya akan santai, serius dalam segala hal, fokus dan bahkan lebih produktif. Seperti apa yang dituturkan cak nun "tuhan..kalaupun aku berprestasi dan berkarya, biarlah engkau saja yang menikmati karyaku itu tuhan. aku tidak ikut menjaja ke jalan jalan, aku disini saja menjadi pelayanmu". bukan kah itu lebih baik.
Mari kita ambil pelajaran dari segala hal, karena yang benar dan salah itu jelas nyata nyata berbeda. mengapa kita tidak kunjung paham?butuh berapa tahun lagi kita agar sadar dan mengerti?padahal 60th lagi kita hidup itu sangat mustahil.
ALLAHU AKBAR..

0 comments:

Post a Comment