Breaking News
Loading...
Monday, 13 January 2014

Info Post
Pagi itu adalah sebuah pagi yang beda dari biasanya, Bila biasanya pagi adalah keadaan dimana langit setengah cerah dan awan samar - samar menutup langit tapi tidak pada pagi itu, Pagi itu awan terlihat samar -samar menutupi langit dan langit hanya setengah cerah. Dan aku tidak tahu dimana letak perbedaan dari pagi itu dan pagi pada biasanya. it's oke itu membuktikan bahwa cerita ini bakalan terisi cerita yang nyeleneh - nyeleneh.. :D
Tepat jam 04.00 WIB mataku yang tidak sipit ini membuka diri untuk melihat dunia, begitu juga raga dan jiwaku bersiap diri untuk menatap dunia baru, yaitu dunia Kerja Praktek. Sudah bersemangat sekali aku nampak terlihat dari niat jam 05.00 WIB mau mandi meski akhirnya mandinya tetep jam 06.00 WIB. Selesai mandi ya seperti biasa doooong merias diri biar kelihatan gurih di hadapan pegawai - pegawai tempat aku kerja nanti [emangnya nangkaaa gurihh..sejak kapan juga nangka gurih..hehe]. Akhir dari merias diri ku tutup dengan semburan parfum ala paris dan ku selimuti kakiku dengan sepatu asli itali, ku bilang demi gengsi semua serba luar negeriiihiiii..[nyanyi lu tooong???haha]. Habis itu aku langsung mencari hal yang sangat penting, sebuah benda yang tertulis wanted di atasnya, muhammad kaca namanya. ku coba menduplikat - duplikatkan wajahku pada cermin itu, dan lumayan laah mirip aktor india yang ganteng kajool [ini serius,,no emot].
Dan taraaaa..ragaku siap terjun di tempat kerja [maaf setelah ini aku sebut nama tempat kerjaku dengan sebutan xxx ya karena sama pimpinan BPS aku tidak boleh menyebut merk sembarangan]. Sudah daku tinggal nyalain motor aja, jrengg jrengg [gak usah heran motorku memang bunyinya kayak gitar], gas ku naikkan sedikit dannnn bensinnya habis saudara - saudara. spontan aku ngambil knalpotnya dan aku kunyah mulai dari sisi belakang[ini ngelucu silahkan ketawa,tapi aku nggak,lagi kesel nih]. sebentar aku ke belakang dulu buat muntahin kunyahan knalpotnya,,haha [kali ini aku ketawa karena gak tahan ngebayangin bagaimana bisa mulutku ngeluarin sisa - sisa rontakan knalpot yang ku kunyah dan bersimbah dengan ludah..:D]. Ku coba cari orang jual bensin terdekat, dan masih kepagian ternyata tutup. akhirnya aku tunggu aja sampai jam 07.00 WIB aku nunggu dan belum buka juga tuh toko. ya udah aku naik angkot sajalah, tak mengapa membaur dengan sesama[biasanya lu membaurnya dengan siapa emang??]. sesampainya di angkot aku hampir ribut sama seseorang, enak aja dia main minta uang ke gua pake maksa segala lagi, ya gak aku kasih lah, dia maksa dan bilang aku kurang ajar dan bodoh katanya. kesel aku sama tuh orang sampe ubun - ubun sudah kekeselanku  tiba - tiba orang di sampingku bilang "dia kernetnya bosss..". wahhh..malu bukan kepalang nih aku, dari pada malu ya udah aku lompat aja dari angkot, ku buka pintu angkotnya dan ku lompat dengan perlahan dannnn kakiku menginjakkan diri di gerbang BE PE ES saudara -saudara. selamatlah nyawaku [gak seru yaa ceritanya,,ya karena memang cerita sesungguhnya akan hadir setelah ini].
Aku kerjanya berdua sama temanku yang cewek, iya gak usah nanya siapa namanya intinya dia cewek gitu aja. kita berdua masuk ke kantornya dan diperkenalkan dengan seadanya pada pegawai yang lain. respon mereka sudah tak terlalu memuaskan aku, ya udah kita berdua duduk di tempat kursi yang ada di meja komputer. pegawai mulai berdatangan tapi tak satupun perhatiin kita berdua. pegawai yang datang satu persatu mulai duduk di tempatnya masing - masing, "mass..permisi komputernya mau dipake"  begitu katanya. ya udah aku minggir di meja yang satunya, karena merasa gak enak akhirnya aku pura - pura keluar kantor buat nelfon dan sekembalinya dari pura - pura hukum karma berlaku, tempat duduk gua yang tadi sudah ada yang nempati. ku langsung baca mantra dan ku sihir tuh orang tapi ternyata tak bisa, dia di jaga seekor naga ala kian santang. aduuuhhh..nasib..terpaksa aku duduk di kursi yang ada di tengah dan agak menghalangi jalan orang kalau mau lewat. dan aku harus rela geser - geser pantat kalau ada pegawai yang mau lewat..hmmmmm...sudah 2,5 jam kami disana dan tetap di cueki saudara - saudara, mengusir ke saltingan ya udah aku ambil HP dan sms ke teman kerjaku itu "tolong tonjok pegawai yang disamping kamu sedikit aja.." pintaku kesel. dia bales "tau dicuekin dari tadi pan e tarje'eh marenah.." dia mulai gusar. terus aku bales lagi "liat tuh pegawai yang paling utara,,santap yukk biar gak planga plongo aje". dan temenku hanya noleh nyengir dan bilang "batere habis". [tepok jidat]
lama sekali kami di aniaya batin di kantor itu dan tak sanggup kami pun pindah ke ruangan sebelah meski tetap keliatan pegawai - pegawai yang tadi. udah disana ngomong segala macem tentang pelayanan pegawai - pegawai disana, tak puas aku hanya ngomel ya udah aku pasang muka ngejek ala anak kecil sambil bilang "xixixixixixi.." temanku ketawa. sudahlah mereka tak akan melihat. 1 jam berlalu akhirnya aku dipanggil ke ruangan yang tadi dan aku langsung menempati kursi yang tadinya ditempati pegawai yang aku ejek. astaga jelas sekali aku merasa menyesal dan malu sekali, dari sini 80% pegawai itu pasti melihat aku ngejek tadi. [serasa mau pingsan nih]. dan cerita dicuekinnya berakhir setelah kami dikasih tugas entri data yang bejubel. mati dah kita. ngerasa masih di aniaya ya udah aku balas dendam aja, kebetulan ada gorengan dan memang disuruh makan sama kita - kita berdua meski aku tau dia cuma nawarin, keliatan dari gorengannya yang tetep ditaruk di mejanya,bijimana aku mau ngambil tuh gorengan. pucuk dicinta ulam pun tiba, ada pegawai yang agak baik menawarkan gorengan itu ke aku dan untungnya gorengannya ditaruk di dekat mejaku[maaf aku bilang agak baik aja,kesel masih]. yang beli kebagian makan 1 maaf pak aku diam - diam sudah makan 3 biji. terasa capek dan pas juga waktunya shalat tiba, kami pun ke kamar mandi untuk ngambil wudlu. dan mengadu sama TUHAN tentang kenakalan pegawai - pegawai BE PE ES.
sekian terima kasih..semoga tipsnya bermanfaat..[tips yang mana?????]

0 comments:

Post a Comment