Breaking News
Loading...
Friday, 23 February 2018

Info Post
Pada tutorial sebelumnya Ngompile.com telah menerangkan tentang membuat halaman login aplikasi yang menarik, tetapi lupa menjelaskan terlebih dulu bagaimana cara membuat project android di android studio bagi yang baru pertama kali mencobanya, menghindari pertanyaan berulang  nantinya seputar cara membuat project android di android studio, maka disini saya akan terlebih dulu membuat tulisan tentang hal tersebut.
Yang pertama harus kalian siapkan tentunya adalah IDE Android Studio, Kalau belum install silahkan download dulu dari situs resminya, dan ini gratis. Perhatikan juga minimum spec yang diperlukan untuk menjalakan IDE ini, pastikan komputer kalian memenuhi standart minimum yang disebutkan. Memang lumayan tinggi spesifikasi untuk membuat Android Studio berjalan dengan baik, 

Minimum Spec Requirements Android Studio
Gambar 1. Sistem Requirements

tetapi bagi kalian yang spesifikasi komputernya masih hanya memenui standart minimun jangan khawatir, hanya jangan gunakan emulator agar tidak terlalu berat saat nantinya ingin ngompile aplikasinya. Sebagai gantinya, kalian bisa menggunakan device android yang kalian punya,
Sekarang kalai kalian sudah selesai memasang Android Studio di komputer, langsung saja buka aplikasinya, Seperti ini tampilan pertama Android Studio
Gambar 2. Splash Screen Android Studio

                         
Gambar 3. Tampilan Awal Android Studio
1.  Penentuan nama project, packages, dan lokasi project


Pada gambar 3, kalian pilih "Start a new Android Studio Project" memulai aplikasi. Tunggu beberapa saat, ketika selesai maka akan diarahkan ke dialog setting nama project, packages, dan lokasi project sebagaimana gambar 4 di bawah. Isikan sesuai keinginan kalian, klik tombol next jika sudah selesai.

Gambar 4. Penentuan nama project, packages, lokasi project

2. Memilih Target Device Android

Proses selanjutnya adalah penentuan target device android yang diinginkan. Ada pilihan phone and tablet, TV, Dan lain-lain beserta pilihan minimun SDK yang bisa menjalankan aplikasi kalian nantinya. Prinsipnya, misal jika kita memilih Lolipop, maka versi Android yang di bawah Lolipop tidak akan bisa menjalankan aplikasi kalian, dan hanya berjalan pada versi SDK di atas Lolipop. Perhatikan baik-baik pada tahap ini, agar nanti tidak terjadi error pemasangan aplikasi. Jika sudah selesai, maka klik tombol next.

3. Memilih Activity

Proses ketiga adalah memilih jenis layout activity. Activity adalah objek tampilan yang akan dirender ke device pengguna. Langkah ini tidak terlalu penting, ini hanya akan memudahkan kalian agar tidak menulis script dasar seperti Maps, Bottom Navigation, Login dan lainnya ketika di awal pembuatan nanti. Tetapi untuk kali ini kalian bisa pilih yang "Empty Activity".


4. Menentukan Nama Activity, nama layout

Proses ini kalian akan diarahkan untuk menentukan nama class activity dan layoutnya. Class akan berekstensi .java sementar layout berekstensi xml. Silahkan isi sesuai keinginan kalian, bisa juga dibiarkan seperti default-nya. Dan lalu klik tombol Finish.




5. Modifikasi Tampilan Awal

Setelah proses keempat selesai, maka kalian akan diarahkan ke tampilan awal script Android Studio. Ada 2 file yang perlu kalian perhatikan sebagai pemula, yaitu file MainActivity.java dan ActivityMain.xml. 


File MainActivity.java adalah tempat kalian menulis script logic aplikasi, sementara ActivityMain.xml
adalah script layout.  Sekarang coba jalankan project pertama kalian, dengan cara klik pada menu Run-> Run App pada menu toolbar di atas. Jika berhasil, maka hasilnya akan seperti berikut ini.



Sampai pada tahap ini kalian sudah berhasil membuat project Android untuk pertama kali. Silhkan kunjungi terus website ini untuk belajar seputar pemrograman Android. Demikian tutorial Pemrograman Android pada kesempatan kali ini, Jangan lupa subscribe email dan tinggalkan jejak komentar. Salam.... !!!!


0 comments:

Post a Comment